Luar Negara

Fasa baru Hak Asasi Manusia di Kazakhstan

Kazakhstan meningkatkan bidang hak asasi manusia di negara itu melalui perundangan dan pelaksanaan reformasi inovatif.

Presiden Kassym-Jomart Tokayev menandatangani keputusan untuk memperbaiki hak asasi manusia di Kazakhstan. Menurut pemerintah Kazakhstan, keputusan itu bertujuan untuk meningkatkan mekanisme interaksi dengan PBB dan NGO dalam hal hak asasi manusia, dan hak asasi manusia dalam bidang keadilan jenayah.

Ini juga berfungsi untuk mencegah penderaan, perlakuan buruk dan melindungi hak-hak mangsa permedagangan manusia serta meningkatkan hak-hak golongan kurang upaya dan menghapuskan diskriminasi jantina terhadap wanita.

Undang-undang baru ini memfokuskan pada peningkatan perundangan di bidang perlindungan dan hak sivil dan kebebasan, dengan memperkuat institusi Komisioner Hak Asasi Manusia (Ombudsman) di negara ini.

Dari segi pengukuhan kemampuan Ombudsman, akan dilakukan pengenalan digitalisasi penerimaan dan perundingan dalam talian warganegara serta penubuhan unit untuk memantau pelaksanaan keputusan badan-badan perjanjian PBB.

Ombudsman akan memanggil Presiden pada sidang Parlimen dan Pemerintah meminta Presiden atau pengadilan untuk membuat perbandingan di Majlis Perlembagaan.

Kerajaan Kazakhstan akan menawarkan banyak jaminan terhadap kebebasan Pesuruhjaya, yang merangkumi kebebasan dari penahanan dan penangkapan, serta kebolehlanggaran ke premis pejabatnya, dokumen dan komunikasi.

Selain memantau situasi hak asasi manusia di negara ini, Komisioner dapat membuat rekomendasi untuk memperbaiki perundangan, dan berinteraksi dengan NGO dan agensi pemerintah dalam hal ini.

Ombudsman dapat memberikan nasihat kepada warga negara dan mempromosikan pendidikan undang-undang di Kazakhstan juga.

Melalui penyelarasan Mekanisme Pencegahan Nasional (NPM) dan perlindungan hak-hak warganegara di penjara, pada tahun 2020 Komisioner melakukan 516 lawatan dan 43 janji temu dalam talian untuk banduan bersama dengan 58 perundingan.

3,319 cadangan diusulkan dengan 937 dilaksanakan dan 2,341 pada tahap pelaksanaan. NPM juga menyebabkan konveksi 23 pegawai di bawah kod jenayah penyiksaan, dan 34 lainnya dihukum karena penyalahgunaan kuasa, penggunaan kekerasan, dan ancaman menggunakan kekerasan.

Menurut undang-undang baharu, pemerintah tidak akan mengganggu kegiatan komisari dan melarang memberikan fungsi lain kepada institusi tersebut.

Kazakhstan merancang untuk membuka pejabat perwakilan di bandar Nur-Sultan, Almaty, Shymkent, dan 14 pejabat wilayah lain. Pemerintahan Presiden Tokayev terus menerapkan pakej utama reformasi politik sebagai bahagian dari programnya ke arah pengembangan kehidupan sosio-ekonomi dan politik Kazakhstan.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: